August 26, 2014

Reading Challenge #2 ChallengeDay12

Hari ini saya akan melanjutkan review beberapa buku yang saya baca untuk Reading Challenge Goodreads. Kali ini saya akan membahas 2 buku saja yaaa. Dua buku yang selanjutnya yang saya baca adalah Wuthering Heights dan Allegiant. 

Wuthering Heights
Awalnya saya tertarik terhadao buku ini karena banyak direkomendasikan di beberapa artikel mengenai buku-buku bagus yang wajib dibaca. Buku ini merupakan novel klasik yang diterbitkan pada tahun 1847. Buku ini merupakan karya satu-satunya yang ditulis oleh penulisnya, Emily Bronte. Nah karena umur buku ini yang terhitung tua, itulah alasan utama saya sangat penasaran dan ingin membaca buku ini. 

Novel Wuthering Heights

Buku ini menceritakan kisah cinta tak berbalas antara Heathcliff dan Catherine yang berujung pada penderitaan yang harus dihadapi oleh keduanya. Berlanjut pada anak-anak mereka yang turut serta menanggung penderitann mereka. 
Awalnya saya cukup kaget membaca novel ini karena dialog-dialog yang diucapkan oleh karakter-karakter dalam buku benar-benar kasar. Berisi umpatan-umpatan yang sangat tidak sopan, bahkan ditujukan pada anak-anak. Belum pernah sekalipun saya membaca buku dengan bahasa sekasar itu. Tetapi memang dari dialog-dialog yang disajikan sangat mendukung dengan emosi yang ingin disampaikan oleh penulis kepada pembaca. Buku ini sangat gelap. Saya sempat mengalami stress karena tidak tahan dengan tindakan dan perkataan kasar para karakter yang ada di dalam buku. Serius !

Buku ini juga telah beberapa kali diadaptasi menjadi sebuah film. Tapi saya belum pernah sekalipun menonotn filmnya. Hehee. 

Allegiant
Buku ini merupakan seri terkahir dari trilogi Divergent. Yap jika ditotal saya menyelesaikan trilogi ini cukup dalam waktu tidak kurang dari seminggu. Veronica Roth sukses membuat saya sangat penasaran dan nggak mau berhenti untuk melanjutkan lagi dan lagi. 
Seri terkahir ini merupakan seri pamungkas yang mengungkapkan segalanya mengenai dunia Tris. Baik itu mengenai istilah divergent sendiri, lalu mengapa ada faksi-faksi, rahasia apa yang ada diluar pagar, rencana-rencana factionless, semua terungkap di Allegiant. 

Novel Allegiant, seri terakhir trilogi Divergent
Ending yang diberikan dalam buku ini memang sangat twist. Tidak berbeda jauh dengan seri terakhir trilogi The Hunger Game yang menampilkan Distrik 13 sebagai twist cerita, karena sangat tidak disangka-sangka. Agaknya memang konsep cerita masih bisa saya katakan sama, distrik dengan faksi, pemberontakan, walaupun detil-detil yang diberikan memang memiliki ciri masing-masing dan dapat menonjolkan karakter cerita masing-masing. Selain itu Suzanne Collin dan Veronica Roth memiliki pandangan yang berbeda mengenai akhir sebuah cerita. Bagi yang sudah membaca kedua trilogi tersebut pasti mengetahi perbedaan pandangan kedua penulis tersebut yang terlihat dalam penyelesaian akhir ceritanya.


No comments:

Post a Comment