May 19, 2013

Proposal Tugas Akhir


TA? Udah horor dengernya? Nggak tau apa itu TA? 
TA (Tugas Akhir). Tugas yang harus kudu wajib dikerjakan buat mahasiswa. Pengaruhnya dahsyat banget buat keberlangsungan hidup kita nantinya (eaaa). Oke langsung saja, kenapa saya yang masih duduk di semester 4 (waah 'masih' yaa) sudah bahas-bahas TA. Jadi gini ceritanya, di semester ini saya mendapat sebuah mata kuliah Bahasa Indonesia TTKI alias Tata Tulis Karya Ilmiah. Di mata kuliah ini saya diajarkan bagaimana membuat proposal Tugas Akhir dan antek-anteknya. Saya diberi tugas untuk membuat proposal TA bo'ong-bo'ongan yang fungsinya melatih untuk dapat membuat proposal TA beneran. Nah, dosen saya menyarankan kalau proposal TA bo'ong-bo'ongan ini kalau bisa menjadi TA benerannya saya nanti. Jadi pas   nanti mengajukan proposal TA di semester 5 (eh 5 apa 6 ya? ) nanti, saya nggak perlu kerja 2 kali dengan membuat proposal TA lagi. Oke, bisa diterima.
Tapi ada satu kendala yang bikin saya nggak bisa mengerjakan proposal ini. Menentukan JUDULnya. Judul TA apa yang akan saya buat nanti? Kalau nggak ada judul, apa yang saya bahas di proposalnya nanti? Kalau nggak ada judul, pendahuluan, rumusan masalah dan lain-lainnya mau diisi apa? Ini sungguh menghambat. Hanya satu kalimat sakti hingga terbentuklah JUDUL TUGAS AKHIR. Sebenernya saya udah ada ide di kepala dikit-dikit. Cuman, masih belum yakin nantinya bisa beneran ngerjain ide itu di TA nanti. Fyi, deadline ngumpulinnya itu besok. Iya, BESOK. Dan jam segini saya masih santai-santai menulis curhatan ini. Tenang aja, sebagian besar teman-teman saya juga sama gilanya seperti saya kok. Mereka juga belum ada progres -_- (ini memalukan sebenernya). Sebagian kecil, alhamdulillah mereka sudah mendapat ide yang brilian untuk TA mereka. Errr....

May 11, 2013

Usaha Dapet Uang ala Mahasiswa

Uang. Siapa yang nggak pernah butuh uang? Semua orang dari segala umur pasti butuh uang. Dari yang baru lahir (ngelahirin di bidan butuh uang) sampe yang udah meninggal (biaya pemakaman dll) juga butuh uang. Bagaimanapun kondisinya, uang tetap dibutuhin. Kecuali kalo pengennya amal pake tenaga ya nggak pake uang. Hehehe
Disini saya fokus mau ngebahas beberapa usaha mahasiswa buat dapet uang. Sudah nggak asing lah yaa mahasiswa butuh uang. Motif mereka butuh uang juga banyak banget loh.
Dari yang memang butuh banget karena nggak mampu buat bayar uang kuliah, iseng aja pengen ngumpulin uang buat bekal esok hari (eaaa), atau buat beli barang yang dipengenin. Contoh: sepatu baru, tas baru, jam tangan baru dan lain lain.

Dari sekian banyak motif yang sudah saya sebutkan, ada berbagai usaha yang mahasiswa lakukan demi mendapat uang untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan mereka. Beberapa usaha mereka yang saya temui di lingkungan kampus saya sendiri antara lain:
Yang pertama, adalah dengan mencari beasiswa. Beasiswa yang berasal dari negara seperti bidik misi dan beasiswa yang berasal dari swasta. Kehadiran beasiswa sendiri memang sangat dinanti-nanti oleh para mahasiswa. Beasiswa ini bisa digunakan bagi mahasiswa untuk membayar uang kuliah mereka, atau bahkan untuk memenuhi keinginan mereka. 
Kedua, cara mahasiswa untuk mencari uang adalah dengan melakukan bisnis :D . Banyak banget bisnis yang dilakukan oleh teman-teman saya untuk mencari uang tambahan, atau bahkan untuk membayar uang kuliah. Dengan cara menjual diri (jasa maksudnya :p ), atau berjualan produk tertentu. Berjualan jasa sendiri bisa dilakukan oleh mahasiswa yang memang mempunyai skill-skill tertentu dan dapat menjual skill nya tersebut. Sebagai contoh, salah satu teman saya jago membuat desain web. Maka dia menjadi desainer web. Ada juga yang jago fotografi dan sinematografi. Dia menjadi fotografer freelance.
Untuk yang menjual produk, biasanya cara paling mudah adalah dengan berbisnis online. Tidak mengambil jam kuliah dan bisa dilakukan dengan santai.
Ketiga, dengan bekerja part-time. Dari mulai jadi guru les privat, di perusahaan tertentu atau bekerja di cafe sepulang kuliah. 

Nah, demikian cuap-cuap saya mengenai usaha-usaha mahasiswa buat dapet uang. Usaha-usaha tersebut saya dapatkan dari apa yang terjadi di lingkungan saya sendiri.