January 10, 2015

Liburan Super Singkat di Pulau Batam #2 - Jembatan Barelang

Melanjutkan cerita liburan singkat saya ke Pulau Batam yaaak. Di hari kedua, tepatnya hari Sabtu, 27 November 2014 saya pun pergi jalan-jalan. Saudara saya sengaja menyewa mobil untuk mengantar kami pergi jalan-jalan seharian. Iya seharian. Mau gimana lagi, kesempatan saya buat jalan-jalan cuma tersedia hari Sabtu aja. Sedih hiks. 

Banyak Money Changer

Oke lanjut. Jalan-jalan saya kali ini selain ditemani oleh keponakan dan 2 sepupu, juga ditemani 3 orang lainnya, yaitu suami dan 2 orang teman sepupu saya. Destinasi pertama yang saya dan rombongan kunjungi adalah Jembatan Barelang. Sebelum berangkat, kami menyempatkan buat pergi ke tempat money changer. Yap, ini nih yang unik dari Pulau Batam. Disini kamu bakalan menemukan banyak banget money changer. Money changer ini bisa kamu temukan di pusat pertokoan bahkan di mall. Gimana nggak banyak money changer, wong disini peredaran dollar Singapura bisa dibilang lumayan dominan. Bahkan nih ya, ada beberapa barang yang bisa kamu beli pakai dollar. Saya jadi khawatir kalo rupiah di Batam jadi nggak berarti. Hiks

Bukan Es Teh Manis

Sembari menunggu saudara saya menukarkan dollar Singapura menjadi rupiah, saya pun menghabiskan waktu dengan mengobrol. Dari obrolan itu saya jadi tahu beberapa hal unik yang ada di Batam. Salah satunya saya dapat dari cerita teman sepupu saya yang bernama Mas Ical. Mas Ical ini berasal dari Sulawesi dan belum genap sebulan ada di Batam. Ia menceritakan salah satu pengalamannya saat makan di warung. Saat itu ia memesan es teh. Secara default nih ya, kalo kita memesan es teh pasti kan es teh manis, ya nggak? Nah Mas Ical ini dengan santainya menyebutkan kalo ia memesan es teh. Saat es teh datang dan ia mencicipinya, ternyata rasa tehnya hambar, alias nggak ada gulanya. Ia pun bertanya pada si penjual kenapa es tehnya nggak manis, dan si penjual dengan santainya bilang kalo Mas Ical kan pesannya es teh aja, jadi ya nggak pakai gula. Kalau mau es teh pakai gula, di Batam bukan es teh manis nyebutnya, tapi Teh Obeng. Jadi kalo kamu pergi ke Batam dan pingin minum es teh manis, bilangnya pesan Teh Obeng yaa. Hihi. 


Selain teh obeng, ada juga nih yang lucu. Kalo kamu ingin membeli air putih yang dikasih es, kamu cukup bilang kalo kamu pingin beli Es Kosong. Kenapa dinamai Es Kosong? Soalnya airnya cuma berisi es batu aja. Nggak ada campuran teh, kopi atau campuran lainnya. Duh ternyata beda daerah beda juga nyebutnya yaa. Hihi

Jembatan Barelang - Ikon Batam

Memakan waktu cukup lama perjalanan dari rumah sepupu saya menuju Jembatan Barelang. Nggak heran, soalnya letak rumah sepupu saya berada di pusat kota sedang jembatan Barelang ada di ujung pulau. Yap, jadi Jembatan Barelang ini adalah ikon dari Pulau Batam. Terus apa sih yang unik dari Jembatan Barelang ini? Jembatan yang mulai dibangun pada tahun 1992 ini terdiri dari 6 jembatan dan menghubungkan 6 pulau. Bahkan nih ya jembatan ini dibilang mirip sama jembatan Golden Gate yang ada di San Fransisco, Amerika Serikat. Hayoo penasaran nggak?

Barelang sendiri merupakan singkatan dari Batam, Rempang dan Galang. Nama asli jembatan ini adalah Jembatan Fisabilillah, tapi ada juga yang menyebutnya sebagai Jembatan Habibie, karena memang Pak Habibie lah yang memprakarsai pembangunan jembatan ini. Kalo mau tahu lebih banyak tentang jembatan ini, kamu bisa baca di Wikipedia kok.


Coba zoom deh, ntar kamu bisa lihat garis panjang yang menghubungkan Pulau Batam sampai Pulau Galang 

Karena Jembatan Barelang adalah ikon dari Pulau Batam, maka saya nggak boleh melewatkan kesempatan buat berhenti dan foto-foto. Seperti janji saya di postingan sebelumnya, disini saya bakal pamer foto. Hihi. 


Foto bareng di Jembatan Barelang :D

Keren yak jembatannya. Jembatan ini bertipe cable stayed bridge, makanya banyak kabelnya. hehe

Ini pemandangan yang bisa kamu lihat dari Jembatan Barelang
Gimana, gimana? Keren kaaan? Tenang aja kalo kamu mau berfoto di jembatan ini tapi lagi nggak bawa kamera. Soalnya di jembatan ini banyak juga orang-orang yang menawarkan jasa foto sekalian cetaknya. Jangan takut kelaparan juga karena banyak orang yang menjual makanan ringan sekedar buat camilan. Pokoknya bener-bener udah jadi tempat rekreasi deh. Oh ya, tapi kamu harus tetap hati-hati ya kalo mau foto-foto di jembatan ini, apalagi kalo mau foto tepat di tengah jembatan, soalnya kan jembatan ini juga jalan umum, jadi ya bakal banyak banget kendaraan yang berlalu lalang. 


Nah itu tadi cerita jalan-jalan saya di destinasi pertama. Tenang aja, jalan-jalan saya nggak berhenti sampai di Jembatan Barelang aja kok. Tapi saya terus menyusuri 4 Jembatan Barelang selanjutnya sampai ke Pulau Galang. Hmm kira-kira ada apa ya di Pulau Galang? Tunggu postingan saya selanjutnya yaaa. :D



No comments:

Post a Comment