January 17, 2016

Kompilasi #2015BiggestLesson

I know it's kinda super late to post this. I'm sorry guys. Hehe. Maklum sibuk cyin.

Masih ingat sama tantangan #2015biggestlesson yang digembar-gemborkan di akhir tahun 2015 kemarin? Dan alhamdulillah ternyata yang berpartisipasi lumayan banyak lho. Banyak yang semangat buat menuliskan dan berbagi apa saja pelajaran terbaik yang didapatkan di tahun 2015 lalu. Tentu saja tulisan itu nggak hanya bermanfaat bagi si penulis, tapi juga bisa jadi bahan renungan bagi yang membacanya :) . Oh ya, kenapa biggest, kok nggak best? Karena kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT saudara, saudara. Hehe..


Nah seperti janji awal, kali ini kesemua tulisan yang sudah turut serta memeriahkan #2015biggestlesson bakal dirangkum di postingan saya kali ini. Oke yak kita mulai yaa.


1. Pelajaran Berharga Selama Tahun 2015 oleh Pandu Aji Wirawan

Kadang emang ada saatnya apa yang kamu sukai hanya perlu dijalani, enggak perlu ribet mikirin ini itu. Pada saa yang tepat, simsalabim kamu akan mendapat banyak sekali bantuan dari beragam hal yang tidak pernah kamu bayangkan sebelumnya.

2. #2015biggestlesson oleh Fauziah Ramadhani

Mungkin aku nggak akan pernah punya 6 wishlist absurd yang sekarang sangat aku syukuri kalo dulu aku ngotot jadi dokter gigi atau akhirnya nyerah kuliah MMB di tengah jalan. Hal-hal yang dulu rasanya berantakan, dikerjakan terpaksa, atau nggak kita sukai mungkin akhirnya akan menuntun kita ke jalan yang sesat yang malah lebih indah dari yang kita cita-citakan. 

3. The Only 2015 oleh Rizki Amalia Miza 

Kita tidak pernah bisa memaksa semua orang untuk mengerti tentang kita, tentang apa yang kita buat. Terkadang apa yang kita lakukan tak dihargai di mata orang lain. Terkadang hal kecil yang kita lakukan justru membawa perubahan besar bagi mereka. Tak perlu menjadi pribadi yang lain demi keinginan mereka. Untukku, bersyukurlah, jadilah diri sendiri dan tebarlah manfaat untuk orang lain. Allah SWT menempatkanku di sini bukanlah tanpa alasan. 

4. #2015biggestlesson oleh Widi Sarinastiti

Dan dari sana aku paham, arti passion ngga sesederhana itu. Passion datangnya harus dari dalem hati. bukan dari iming-iming ekstra money ato apapun. 

5. [Masih] Tentang Memberi dan Menerima oleh Viranita Dewi

Ternyata begitulah cara-Nya menyenangkan kita. Membuat kita berusaha keras, menghalau ketidakmungkinan, dan kemudian pada akhirnya mengatakan, "Sial, ternyata aku sudah bisa melaluinya", kataku sambil tertawa lepas mengenang segala upaya itu. Jangan remehkan niat yang kecil. Karena bisa jadi itu yang di'amini'. Sekali lagi, Allah SWT MahaAsyik!

6. My Biggest Lesson from 2015 is... oleh Ravita

Semakin dewasa, seseorang akan semakin tahu bahwa ada tanggung jawab setelah kata-kata dalam pikiran berubah menjadi ucapan. Aku juga sadar, bahwa kehidupan akan jauh lebih berat bila kita terus menerus melakukan kecurangan ataupun menyakiti hati orang lain. 

7. Tahun Lalu Ngapain Aja Ya? oleh Rizky Nindy 

Percayalah, persoalan sempat-nggak sempat dan bisa-nggak bisa ini sebenarnya hanya perkara: Mau atau engga. Niat atau engga. Dan... inget lagi ke komitmen awal. Kalau pengennya konsisten, ya udah. 

8. What Was Your Biggest Lesson From 2015? oleh Rofiah Darajat

Setahun pertama hidup di kota megapolitan. Hidup dengan berbagai macam persaingan, ragam latar belakang orang dari berbagai ras, cobaan yang datang silih berganti, menjadikan aku menjadi orang yang berbeda dari ketika "baru lulus" menjadi seperti sekarang, hari ini. 

9. What I Got in 2015 oleh Hikmah Prahara

Diremehkan? Iya, rasanya memang sangat sakit dan sempat membuat aku jadi emosi tapi hal itu justru membuatku semakin termotivasi dan ingin membuktikan pada mereka semua kalau aku bisa lebih dari ini. Diremehkan tidak akan membuatmu mati kok, justru hal itu membuatmu lebih kuat dan terus membuatmu maju. 

10. 2015 Biggest Lesson oleh Rio Suryo

Kadang hidup memang ada yang disesalkan, tapi jangan sampai hidup dengan penuh penyesalan. Apa yang masih kita miliki, syukurilah. Dan jangan siakan setiap pelajaran yang kita dapatkan setiap detiknya dalam hidup. Karena kisah kita, hanyalah kita sendiri yang menulisnya. Bukan orang lain. 

11. Hello 2016! oleh Ratri Anugrah Sari

Whatever has happened in your life is actually the result of your choices, your consequences. Don't complain. If it doesn't work out, try again. Don't regret too much. Move on. Don't make the same mistake.

12. Lesson I've Learned in 2015 oleh Andina Sholekhah Putri

Kesabaran dan keikhlasan itu tidak ada batasnya... banyak ujian dan cobaan yang datang. Belajar untuk sabar yang tiada batas, mengikhlaskan yang telah pergi, bermuhasabah diri. 

13. #2015BiggetsLesson oleh Ade Irawati

Karena aku tahu selalu ada jarak antara harapan dan kenyataan. Biarlah do'a yang jadi jembatannya.

14. 2015 itu... oleh Rahmawati 

Yap, tidak pernah ada yang bisa dipaksakan meskipun itu adalah sebuah kebaikan. Tidak semua yang aku pikirkan baik adalah yang baik juga buat orang lain. Bahkan apa yang baik menurutku belum tentu baik juga menurut Tuhan. 

15. #2015BiggestLesson oleh Imama Lavi 

Pelajaran terbesar yang saya dapatkan adalah harus dapat membagi waktu lagi dengan baik dengan berbagai kesibukan dan aktivitas harian, kesibukan di luar rumah harus seimbang pula dengan kesibukan di "dalam rumah" saya sendiri serta bertahan dan berjuang dengan apa yang sudah saya pilih.

16. #2015BiggestLesson oleh Satria Helmy

Satu hal yang pasti. Kesuksesan pasti diraih gak instan. Mungkin ada yang sekali nyoba akan berhasil. Tapi sayangnya setiap orang tak seberuntung itu. Perlu perjuangan dan konsistensi untuk mencapainya. 

17. Pelajaran Berharga Dari 2015 oleh Weka Agnes

Hidupmu ada di tanganmu sendiri dan bukan orang lain yang menentukan. Kalau ada yang terjadi di hidupmu, kamu sendiri yang merasakan, bukan orang lain. 

Naaah, itu tadi keenambelas tulisan ciamik dari teman-teman blogger kita semua. Semoga tulisan mereka bisa jadi bahan renungan dan bahan untuk memperbaiki diri di tahun 2016 ini. Well, semoga di tahun ini semua harapan dan cita-cita kita semua tercapai serta menjadi pribadi yang makin awesome dan shine bright like a diamond yaaak :))


Yang mau komen dan kasih apresiasi buat masing-masing blogger di atas, boleh langsung komen bawah atau langsung cus ke blog mereka masing-masing ya :)

4 comments:

  1. Numpang neng,

    My #2015BiggestLesson, I'm sorry if it's kinda mellow or too dramatic..

    Pergilah sejauh mungkin jika itu alasannya untuk mencari jati diri, pengalaman, dan kebahagiaan yang lebih yang bisa kamu kirimkan ke kampung halaman meski harus mengorbankan jarak dan rasa rindu mendalam kepada keluarga. Namun, sekali mereka menginginkanmu pulang, maka pulanglah, hentikan kegilaanmu disana, jadilah anak, kakak, adik yang mereka rindukan, umur tidak akan pernah ada yang tau kapan Tuhan akan mencukupkan, siapa tau, mereka memanggil karena merindukan kasing sayangmu sebelum mereka beristirahat selama-lamanya. Love Your Family, because when they had gone, they gone. #justalittleadvice

    ReplyDelete
    Replies
    1. its okay vir.
      bagus banget kalo bisa diceritain dengan detil vir pengalamanmu itu :D

      Delete