Trip to Papuma

by - June 30, 2013

Seminggu yang lalu saya dan beberapa teman sekelas refreshing ke Papuma. Perjalanan ke Papuma ini udah kami rancang sejak beberapa minggu sebelumnya. Dan akhirnya seminggu yang lalu, tepatnya tanggal 22 Juni 2013 kami berangkat ke Papuma. Rencana refreshing kami ke Papuma dapet banyak banget hambatan. Dari yang bingung menentukan jadwal keberangkatan karena adanya jadwal-jadwal mendadak kegiatan di kampus sampai saat hari H. Halangan di hari H yang kami dapet adalah masalah transportasi dan masalah finansial. Sebenernya maslaah finansial sih yang bikin transportasi terhambat :P hehehe. Saat itu kami hampir putus asa dan hampir aja membatalkan kepergian kami ke Papuma. Tapi setelah rembug bareng, dihitung, dipertimbangkan, akhirnya kamu pun jadi untuk pergi ke Papum. Yeyyy !! :D

Persiapan
Persiapan
Kami berangkat pukul 11 lewat 45 menit ( diantar oleh bapak sopir yang baiiik banget ). Terlalu siang sebenernya, kami jadi nggak dapet sunset di Papuma karena jam 6.30 malem kami baru sampai di Papuma. Setelah sampai di Papuma, kami langsung mendirikan tenda yang sebelumnya sudah kami sewa. Ada 3 buah tenda yang kami sewa. Setelah membangun tenda, kegiatan kami lanjutkan dengan membuat makan malam :D . Sebagian dari kami ada yang nyari ranting-ranting kering untuk membuat api unggun (yah ujung-ujungnya kami nggak berhasil bikin api unggun -_- ). Setelah makanan siap, kami pun makan malam bersama-sama di bawah sinar rembulan. (saya nggak nyangka kalo bulan bisa bener-bener seterang itu. Keren banget ! )


Malem hari sekitar jam 10 lebih, kami isi dengan gulung-gulung di pinggir pantai sambil ngeliatin langit. It was amazing ! Apalagi saat itu emang lagi Supermoon. Bener-bener awesome dah pokoknya. Nggak nyesel ikutan ke Papuma. Sambil ngeliatin langit malam, si bapak-bapak penjaga pantai dengan baik hati ngehibur kami dengan muter lagu-lagu reggae. Ah, indahnya dunia.

Subuh-subuh kami semua sudah bangun untuk menyaksikan sunrise. Tapi, ternyata sunrise nya nggak keliatan -_- karena ketutup gunung di ujung sana (nggak tau sana mana). Kecewa, akhirnya kami pun mengisi pagi hari itu dengan foto-foto bersama, terus masak sarapan, dan nyebur ke laut. Dan pagi itu telah terjadi sebuah tragedi : 'Tragedi Hilang dan Ditemukannya Kacamata Novenda' Jeng jeeeeng.... Oke, jadi waktu nyebur-nyebur ke laut, nggak sengaja Novenda 'membuang' kacamatanya. Hahahaaa. Setelah dicari-cari dan nggak ketemu, kami pun putus asa. Novenda 'buta' untuk sementara (Oke ini lebay). Nggak lama, saat si Tika juga nyebur-nyebur ke laut, tiba-tiba di tangannya 'nangkring' kacamata Novenda. Tadaaa.... Akhirnya ketemu juga. Ya, singkat ceritanya seperti itulah :p


Jam 9 pagi, kami udah ninggalin Papuma buat balik ke Surabaya. Balik lagi ke realita kehidupan yang full tugas kampus. Balik lagi deh pusingnya. Tapi seenggaknya kami masih dapat menikmati indahnya dunia ini dan bersyukur atas apa yang telah diberikanNya. Alhamdulillah...

You May Also Like

2 komentar