• Home
  • Hobby and Craft
    • Book
    • Paper Quilling
  • Lifestyle
    • Beauty
    • Review
  • Travel
  • Contact Me
  • Home
  • Contact Me
  • Lifestyle ►
    • Beauty
    • Style
    • Diary
  • Hobby and Craft ►
    • DIY
    • Lettering and Painting ►
      • Portfolio
      • Art Supplies
  • Travel ►
    • Cafe Review
    • Place to Go
Powered by Blogger.

wekaagnes


Hari ini tepat tanggal 10 Nopember 2014. Kalo kamu warga negara yang baik, kamu pasti tahu kan ya kalo hari ini adalah hari besar bagi rakyat Indonesia. Tanggal 10 Nopember diperingati sebagai Hari Pahlawan. Oke, disini saya nggak akan menceritakan gimana asal usulnya kok bisa sih tanggal 10 Nopember itu diperingati sebagai Hari Pahlawan. Kembali ke pernyataan sebelumnya, kalo kamu adalah warga negara yang baik, kamu pasti tahu. Hehehe...

Peringatan Hari Pahlawan kali ini sama seperti peringatan sebelumnya bagi saya. Banyak sekali acara-acara keren yang digelar oleh pemerintah, khususnya buat kota tercinta saya kota Surabaya. Mulai dari Pawai Surabaya Juang sampai Drama Teatrikal 10 Nopember. Tapi sayang, meskipun udah 20 tahun tinggal di kota ini sekalipun saya belum pernah menyaksikan drama teatrikal tersebut. Banyak yang bilang kalo drama yang dipentaskan ini nggak main-main. Sebuah tank asli (iya bukan mainan) benar-benar dihadirkan. Mungkin tahun depan saya bisa menyaksikannya. Semoga.

Nggak ada yang berbeda dari peringatan Hari Pahlawan saya kali ini dan 3 tahun yang lalu. Menyandang status sebagai mahasiswa, justru saya nggak merasakan euforia Hari Pahlawan. Bukan kampus saya nggak merayakan Hari Pahlawan sama sekali, tapi sayanya aja yang nggak greget menghadiri upacara bendera di kampus. Semacam nggak ada yang bisa mendorong saya buat datang pagi-pagi ke kampus untuk upacara bendera. Berbeda lagi saat saya masih duduk di bangku SMA, 4 tahun yang lalu. Nggak tanggung-tanggung sekolah saya merayakan Hari Pahlawan 2 hari penuh. tanggl 9-10 Nopember 2010. Selama 2 hari, saya diwajibkan untuk menggunakan pakaian bertema pahlawan. Tentu saja ini menjadi hal yang sangat menarik bagi semua elemen yang ada di sekolah, Nggak peduli murid-murid, guru bahkan pak satpam juga kudu pakai baju pahlawan. 

Saya udah nggak seberapa ingat detilnya selama 2 hari itu ngapain aja. Yang pasti, 2 hari itu adalah Hari Pahlawan paling seru dalam hidup saya. Oke ini lebay., Tapi beneran deh. Teman-teman saya juga menikmati banget saat itu. Ada yang memakain baju dokter (yah pahlawan masa kini lah ya), atau pake baju kebaya (ini niatnya mau kayak Ibu Kartini), pake baju doreng (ala ala tentara) dan saya pake baju ini......

Ini saya tepat 4 tahun lalu.


Teman-teman saya juga nggak kalah seru kok. Apalagi bapak sama ibu gurunya. Mereka sama-sama totalnya :D
Ini beberapa temen-temen cowok saya saat SMA. Hahahaa.
 Unfortunately all of them already taken guys :p
Ini guru-guru saya. Bapak yang di tengah itu kepala sekolah .
Udah sangar banget kan kayak tentara beneran. Eh tapi Pak Sadali ini atlet gulat lho.
Gimana nggak seru kalo semuanya berusaha total dalam perayaan Hari Pahlawan. Acara-acara seperti lomba-lomba juga nggak ketinggalan buat diadain. Bahkan ada juga yang membuat sebuah drama tentang insiden perobekan bendera merah putih.

Ya saya tahu kalo Hari Pahlawan nggak harus dimeriahkan dengan acara-acara semacam itu. Memakai baju pahlawan dan acara-acara meriah lainnya yang membuat orang bersemangat. Di sisi lain, Hari Pahlawan cukup kita rayakan dengan berdoa di dalam hati untuk mendoakan para pejuang yang udah rela gugur demi bangsa ini. Berdoa sebagai salah satu rasa terima kasih kepada mereka para pejuang. Mereka gugur dengan tahu bahwa mereka hanya akan menjadi salah satu ribuan orang yang meninggal dalam perang, tanpa ada embel-embel nama mereka akan dikenang, tanpa ada keinginan untuk mendapatkan perlakuan istimewa di kemudian hari jika mereka selamat. Mereka tahu pada akhirnya mereka hanya akan dikenal dengan sebutan 'pejuang'.

Dan seorang pahlawan adalah seorang yang mengundurkan diri untuk dilupakan seperti kita melupakan yang mati untuk revolusi - Soe Hok Gie

Saya tahu mungkin saya sedikit berlebihan, tapi coba deh kamu baca lagi dengan detil, dengan penghayatanmu yang paling dalam untuk membaca kisah 10 Nopember di buku sejarahmu. Baca kejadian tiap kejadian saat tentara Sekutu memborbardir kota Surabaya dengan puluhan bom pada pagi hari tanggal 10 Nopember 1945. Bacalah lagi tiap detil peristiwa yang terjadi, bagaimana bom menghanguskan kota Pahlawan dan berapa banyak rakyat yang harus gugur di pagi itu. Bayangkan pagi harimu hari ini dengan pagi hari 69 tahun yang lalu. Bayangkan jika kamu berada di pagi 69 tahun yang lalu. Bisakah kamu menjadi salah satu dari ribuan orang yang sekarang kita sebut 'pejuang'? Bahkan saya nggak yakin kalo saya mau dan rela berkorban nyawa demi bangsa ini. 

Ya, sudah 69 tahun yang lalu. Sudah setengah abad yang lalu. Lama sekali. Tapi hasil pengorbanan para pejuang 69 tahun yang lalu masih terasa sampai detik ini. Saya bisa merasakan kebebasan dengan menulis tulisan ini dengan nyaman, di atas kasur empuk dan camilan ringan. Sambil sedikit-sedikit melongok notifikasi Instagram, Facebook dan Line saya. Bahagia kan? Coba bayangkan kalo pejuang dulu menyerah dengan Sekutu? Apa masih bisa saya menuliskan ini semua dan kamu membaca tulisan ini? Apa masih bisa kamu mengecek akun media sosialmu tiap detik?


Setiap pejuang bisa kalah dan terus menerus kalah tanpa kemenangan, dan kekalahan itulah gurunya yang terlalu mahal dibayarnya. Tetapi biarpun kalah, selama seseorang itu bisa dinamai pejuang dia tidak akan menyerah. Bahasa Indonesia cukup kaya untuk membedakan kalah daripada menyerah. - Pramoedya Ananta Toer

Semoga pengorbanan para pejuang tidak sia-sia untuk bangsa ini. Semoga bangsa ini tetap dan akan selalu bisa menjaga nama besarnya dan menghargai jasa pahlawan-pahlawannya. Selamat Hari Pahlawan !
Share
Tweet
Pin
Share
4 komentar
Di hari kedua ini, saya akan memberitahukan mengenai beberapa quotes favorit saya. Mungkin karena saya suka baca dan menonton film, banyak sekali quotes keren yang saya temukan. Quotes tersebut bisa jadi motivasi diri sendiri karena dapat menjadi pengingat diri untuk menjadi yang lebih baik. 

Salah satu quotes yang benar-benar membuat saya sadar dan akan selalu berusaha untuk menjadi diri sendiri dan nggak mudah terpancing oleh penilaian orang lain terhadap diri sendiri adalah quotes dari Dr.Seuss. Quotes ini juga saya masukkan ke dalam buku TA saya loh :) 



Nah selanjutnya juga ada nih quotes yang membuat diri saya selalu sabar jika terdapat sesuatu yang tidak adil dalam menjalani hidup. 



Sebenernya 2 quotes di atas sudah pernah saya posting di blog ini. Tetapi karena postingan kali ini adalah memberikan beberapa quotes favorit saya, yah jadi nggak salah dong kalau saya up lagi. Hihii... Quotes favorit saya nggak hanya 2 ini saja, tapi banyak banget. Boleh deh di cek di widget 'What's Your Quotes' saya. Jadi widget itu memunculkan quotes favorit saya dari buku-buku yang telah saya baca. Nah tiap kali buka blog saya, coba deh, quotes apa yang kalian dapatkan. Semoga quotes tersebut bisa menjadi motivasi kita semua dalam menjalani hidup.

Baca juga Tuhan Sang Penggoda

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Seringkali kita dilanda oleh rasa bosan. Dan kalau sudah begitu, biasanya kita pasti bingung mau ngapain, ya kaan? Kalau saya sih simpel, kalo nggak bengong, baca buku (melaksanakan hobi), ya nonton film. Eits, jangan kira hal-hal yang saya sebutkan barusan nggak ada manfaatnya sama sekali yaa. Bengong itu bermanfaat loh. Saat kita bosan dan nggak tau harus ngapain, disaat itulah sebenernya kita membutuhkan istirahat. Dan ada baiknya disaat itulah kita melakukan hal-hal yang kita sukai atau bahkan tidak melakukan apapun seperti bengong (ini efek abis baca buku 'Tuhan Sang Penggoda'). Kalau baca, sudah jelas bermanfaat kan yaa. Hehee. Nah terus kalau nonton film? (pokoknya bukan film film 'begitu' yaa -_-) Banyak orang beranggapan kalau nonton film cuma kegiatan kurang bermanfaat. Eits, jangan salah. Secara nggak langsung, sebenernya nonton film itu sangat-sangat bermanfaat. Nggak percaya? Sini saya ceritain. 

Jadi ceritanya beberapa hari yang lalu saya baru saja menonton film berjudul 'The Spectacular Now'. Niat awal saya menonton hanya untuk penghilang rasa kebosanan yang melanda saya. Hingga akhirnya saya mencapai di penghujung film, ada sesuatu yang menyadarkan saya dengan salah satu dialog 'kebatinan' salah satu karakter di film itu. Begini batinnya :
"The real challenge in my life... the real hardship ... is me " - Sutter Kelly, The Spectacular Now 
Nah ! dari quotes tersebut, saya terjemahkan menjadi "the real problem of our life is our own self" . Sebenernya semua masalah itu sama. Semua tergantung dari bagaimana cara kita menyikapinya dan mengendalikan diri kita agar lebih bijak dalam menghadapi masalah. 


Pelajaran selanjutnya yang bisa didapat dari menonton film ini adalah bahwa cantik itu bukan serta merta dilihat dari fisik, tetapi juga dari kepribadian :) Di film ini si pemeran utama, Sutter Kelly jatuh hati pada seorang gadis yang tidak sepopuler dirinya. Dan saat temannya menanyakan apakah dia serius menyukai gadis tersebut, dia mengatakan:
"Once you've actually talked to her, you see who she is." - Sutter Kelly, The Spectacular Now

Quote kedua memang sudah sering kita semua dengar, mengenai inner beauty. Tapi hey, film ini mencoba mengingatkan lagi pada kita semua. Dan untuk quote pertama, yah baru kali ini saya mendengarnya. Benar-benar menyadarkan saya bahwa semuanya kembali ke diri masing-masing :)
Cukup untuk share pengalaman mengatasi kebosanan saya. Semoga menginspirasi kita semua. Jika tertarik dan penasaran seperti apa film yang punya quote-quote keren ini, boleh kok ditonton :D
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar


''Hugs can cure anything''
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
I never know how these quotes below work until those suck things happen to me.





Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Older Posts

About Me

My photo
Weka Agnes
movie, book, craft, staycation and travel
View my complete profile

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2020 (1)
    • ▼  August (1)
      • Marina Barrage - Destinasi Favorit di Singapura
  • ►  2019 (1)
    • ►  February (1)
  • ►  2018 (4)
    • ►  October (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (1)
    • ►  May (1)
  • ►  2017 (2)
    • ►  August (1)
    • ►  May (1)
  • ►  2016 (6)
    • ►  October (1)
    • ►  June (1)
    • ►  March (1)
    • ►  January (3)
  • ►  2015 (22)
    • ►  November (1)
    • ►  October (2)
    • ►  September (1)
    • ►  August (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (1)
    • ►  May (2)
    • ►  March (6)
    • ►  February (2)
    • ►  January (5)
  • ►  2014 (43)
    • ►  December (2)
    • ►  November (2)
    • ►  October (4)
    • ►  September (3)
    • ►  August (14)
    • ►  July (3)
    • ►  June (4)
    • ►  May (1)
    • ►  April (1)
    • ►  March (1)
    • ►  February (2)
    • ►  January (6)
  • ►  2013 (24)
    • ►  December (3)
    • ►  November (2)
    • ►  October (2)
    • ►  September (1)
    • ►  August (2)
    • ►  July (5)
    • ►  June (3)
    • ►  May (2)
    • ►  April (4)

Labels

  • 30 Day Blogging Challenge
  • blog competition
  • book
  • fanfic
  • game
  • holiday
  • info
  • mind
  • movie
  • nyunyu
  • opinion
  • playlist
  • quotes
  • random
  • review
  • skincare & makeup
  • song
  • story
  • tech
  • testimoni

Created with by ThemeXpose