• Home
  • Hobby and Craft
    • Book
    • Paper Quilling
  • Lifestyle
    • Beauty
    • Review
  • Travel
  • Contact Me
  • Home
  • Contact Me
  • Lifestyle ►
    • Beauty
    • Style
    • Diary
  • Hobby and Craft ►
    • DIY
    • Lettering and Painting ►
      • Portfolio
      • Art Supplies
  • Travel ►
    • Cafe Review
    • Place to Go
Powered by Blogger.

wekaagnes

Tanggal 9 November lalu, saya nggak sengaja nonton film India (iya nggak sengaja). Pemeran utamanya Shah Rukh Khan. Judul filmnya Swades. Sebagai penggemar Shah Rukh Khan dan hampir selalu menonton semua filmnya, film yang satu ini ternyata luput. Film yang dirilis tahun 2004 ini ternyata layak tonton banget. Tapi sebelumnya buang jauh-jauh pemikiran kamu yang menganggap film India cuma berisi tentang cinta-cintaan.

Source


Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar
Source

Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar
Seringkali kita dilanda oleh rasa bosan. Dan kalau sudah begitu, biasanya kita pasti bingung mau ngapain, ya kaan? Kalau saya sih simpel, kalo nggak bengong, baca buku (melaksanakan hobi), ya nonton film. Eits, jangan kira hal-hal yang saya sebutkan barusan nggak ada manfaatnya sama sekali yaa. Bengong itu bermanfaat loh. Saat kita bosan dan nggak tau harus ngapain, disaat itulah sebenernya kita membutuhkan istirahat. Dan ada baiknya disaat itulah kita melakukan hal-hal yang kita sukai atau bahkan tidak melakukan apapun seperti bengong (ini efek abis baca buku 'Tuhan Sang Penggoda'). Kalau baca, sudah jelas bermanfaat kan yaa. Hehee. Nah terus kalau nonton film? (pokoknya bukan film film 'begitu' yaa -_-) Banyak orang beranggapan kalau nonton film cuma kegiatan kurang bermanfaat. Eits, jangan salah. Secara nggak langsung, sebenernya nonton film itu sangat-sangat bermanfaat. Nggak percaya? Sini saya ceritain. 

Jadi ceritanya beberapa hari yang lalu saya baru saja menonton film berjudul 'The Spectacular Now'. Niat awal saya menonton hanya untuk penghilang rasa kebosanan yang melanda saya. Hingga akhirnya saya mencapai di penghujung film, ada sesuatu yang menyadarkan saya dengan salah satu dialog 'kebatinan' salah satu karakter di film itu. Begini batinnya :
"The real challenge in my life... the real hardship ... is me " - Sutter Kelly, The Spectacular Now 
Nah ! dari quotes tersebut, saya terjemahkan menjadi "the real problem of our life is our own self" . Sebenernya semua masalah itu sama. Semua tergantung dari bagaimana cara kita menyikapinya dan mengendalikan diri kita agar lebih bijak dalam menghadapi masalah. 


Pelajaran selanjutnya yang bisa didapat dari menonton film ini adalah bahwa cantik itu bukan serta merta dilihat dari fisik, tetapi juga dari kepribadian :) Di film ini si pemeran utama, Sutter Kelly jatuh hati pada seorang gadis yang tidak sepopuler dirinya. Dan saat temannya menanyakan apakah dia serius menyukai gadis tersebut, dia mengatakan:
"Once you've actually talked to her, you see who she is." - Sutter Kelly, The Spectacular Now

Quote kedua memang sudah sering kita semua dengar, mengenai inner beauty. Tapi hey, film ini mencoba mengingatkan lagi pada kita semua. Dan untuk quote pertama, yah baru kali ini saya mendengarnya. Benar-benar menyadarkan saya bahwa semuanya kembali ke diri masing-masing :)
Cukup untuk share pengalaman mengatasi kebosanan saya. Semoga menginspirasi kita semua. Jika tertarik dan penasaran seperti apa film yang punya quote-quote keren ini, boleh kok ditonton :D
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
How's life fellas? Semoga baik baik saja ya. Akhir-akhir ini saya sedang bermasalah dengan emosi. Meluap luap nggak jelas. hihi. Oh ya, ini saya lagi belajar bikin review gitu. Semoga menambah informasi yak :). Peringatan : Spoiler
Saya baru saja menonton sebuah film berjudul 'Charlie St Cloud'. Kenapa saya menonton film ini? Because the main actor is Zac Efron ! :3 No surprises right? Oke langsung saja, film yang dirilis tahun 2010 ini merupakan adaptasi dari sebuah novel yang berjudul 'The Death and Life of Charlie St. Cloud' karya Ben Sherwood. Film ini disutradarai oleh Burr Steers dan diperankan oleh Zac Efron.

Awal film dimulai oleh pertandingan sailboat atau balap kapal layar oleh Charlie dan Sam, adiknya. Pertandingan tersebut berbuah kemenangan yang memberikan Charlie sebuah beasiswa untuk melanjutkan kuliahnya. Charlie dan Sam selalu bersama. I think they're a cute brothers :) . Charlie berjanji pada Sam untuk selalu mengajaknya berlatih baseball setiap hari di jam yang telah ditentukan. Sampai pada sutau hari, sebuah kecelakaan mobil telah merenggut nyawa Sam. Charlie sangat terpukul oleh kejadian itu. Charlie tidak bisa merelakan Sam pergi. Hidupnya dia isi dengan bekerja menjadi penjaga pemakaman dan memutuskan untuk tidak menerima beasiswa kuliahnya dan sejak saat itu ia tidak pernah menyentuh sailboat lagi. Setiap hari Charlie dapat bertemu Sam di jam yang ditentukan (setelah meriam berbunyi, sekitar senja). Selama 5 tahun Charlie melakukan kegiatan tersebut, pagi hingga sore hari mengurusi pemakaman dan saat senja datang ia masuk ke hutan untuk menemui Sam dan berlatih baseball. Orang-orang di kota sudah menganggapnya gila. 
Dari film, diketahui bahwa Charlie dapat berkomunikasi dengan orang yang sudah meninggal. Ia dapat dapat bertemu dengan salah satu temannya saat SMA yang meninggal saat bertugas militer.

Eits, sinopsis di atas bukan klimaks dari film ini yaa. Klimaks dari film ini adalah saat Charlie bertemu dengan seorang gadis bernama Tess. Tess sangat menyukai pertandingan sailboat. Karena kehadiran Tess, Charlie harus memilih antara Sam atau Tess. Karena semakin ia mendekat pada Tess, Sam akan semakin menghilang. Lalu apa yang akan dilakukan oleh Charlie? Melanjutkan hidupnya seperti biasa atau mencoba untuk melanjutkan kehidupannya yang baru?

Genre film ini adalah drama romantis. Tapi menurut saya, unsur drama sangat mendominasi film ini. Belum-belum sudah bikin nangis bombay :' . Hihii. Setiap kejadian yang muncul dalam film ini benar-benar diluar dugaan. (kecuali saat kejadian kecelakaan menurut saya).
Ok that's enough for the review of 'Charlie St Cloud' . Semoga wajah ganteng Zac Efron akan memberikan semangat tersendiri bagi penonton. Let's check the trailer guys.





"There's death and life, you see. We all shine on. A leaf, a star, a song, a laugh. Notice the little things, because somebody is reaching out to you. ...Somebody loves you "
― Ben Sherwood, The Death and Life of Charlie St Cloud

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Hello again fellas !
Tonight I come out with a video !
Ini video saya temuin waktu lagi scroll-scroll timeline facebook. Salah satu dari seribu-empat-ratus-tiga-puluh-empat teman di facebook saya membagikan video ini.
Sebelum saya kasih lihat videonya, saya pengen cerita sedikit tentang video ini. Hihi...
Video ini berdurasi 5 menit dan hanya dibuat dalam waktu kurang lebih 48 jam atau 2 hari. Wow ! Video ini juga telah memenangkan 5 kategori dalam  'The 48 Hour Film Project' yaitu Best Direction, Best Actor-Male, Best Actor-Female, Best Original Music and 1st Runner Up Best Film. Awesome isn't it?
Untuk segi cerita, alur cerita di video ini sangat simpel sekali. Inti cerita dari video ini hanya obrolan singkat antara 2 orang melalui video call. Tapi, obrolan 2 orang ini lah yang akan membuat penonton 'speechless'. Slogan dari video ini sendiri sangat romantis lho.
Love is never silent.
By the way, judul videonya 'Speechless' :) Check this out !





Sumber : Storypick
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Siapa sih yang nggak tahu apa itu Epic Java? Loh ada yang nggak tahu? Oke deh saya beritahu. Epic Java adalah sebuah film dokumenter non-naratif yang berisi penampakan alam Pulau Jawa dari wilayah timur hingga ke barat. Film ini menyuguhkan pemandangan alam yang luar biasa indah dengan diiringi musik yang menyatu dengan gambar. Ih, apa bagusnya sih nonton film non naratif? Eh jangan salah dulu, film ini meskipun film non-naratif tapi nggak akan bikin rugi kok nontonnya. Pengambilan gambar dalam film ini menggunakan teknik fotografi timelapse dan slow motion, sehingga menghasilkan gambar yang sangat berbeda dengan saat mengambil gambar tanpa kedua teknik tersebut. Ini nih yang bikin film ini menarik. Dijamin habis nonton film ini, kalian semua pasti akan semakin takjub dengan keindahan alam Jawa dan pengen juga mengunjungi tempat-tempat yang ada di dalam film. Film ini juga sudah meraih beberapa penghargaan di ajang internasional lho :)

Jadi ceritanya, Epic Java ini belum bisa dinikmati di semua bioskop-bioskop kesayangan kita. Tapi biar kita bisa tetap menikmati film ini, tim Epic Java menggelar roadshow di beberapa kota, salah satunya di Surabaya yang diselenggarakan tanggal 15 November 2013 kemarin. Tiket yang dijual di tiap-tiap kota pun terbatas, dan alhamdulillah sekali saya dan teman-teman beruntung mendapat tiket dan mendapat seat paling pewe di bioskop. Hehe. (Secara pas ngantri di barisan depan sendiri :p ). Harga tiket masuk yang dipatok oleh tim Epic Java termasuk murah, hanya Rp 30.000 rupiah (sama seperti nonton film di bioskop). 

sesi diskusi

Acara roadshow kemarin digelar mulai pukul 21.00 - 23.00 di XXI Sutos. Eits tapi jangan dikira film Epic Java berdurasi 2 jam ya. Film Epic Java hanya berdurasi sekitar 30 menit (30 menit merupakan waktu yang cukup lama untuk film jika menggunakan teknik fotografi timelapse lho).  Terus yang 1,5 jam-nya ngapain dong? Acara roadshow kemarin nggak hanya memutarkan film Epic Java saja, tapi juga ada pemutaran behind the scene pembuatan Epic Java, dialog bersama tim Epic Java, sesi tanya jawab, dan juga pemutaran trailer next project dari Embara Films. Surabaya patut berbangga karena di kota-kota tujuan roadshow sebelumnya, belum diputar trailer next project Embara Film ini. Yeyy :D Dan pas di pintu keluar, saya mendapat merchandise dari Epic Java. Tuh kan 30.000-nya jadi emang beneran murah. :D Jangan nyesel yaa yang nggak mau diajakin nonton. Jangan sedih juga buat yang belum sempet nonton. Hehe...

Foto bareng sutradara Epic Java
merchandise :D

Nah, sekarang jadi pada penasaran kan sama EPIC JAVA? Sini deh saya bagi trailernya ke kalian :)
Atau ada yang pengen tahu lebih tentang Epic Java dan next projeknya Embara Films? Silakan cek disini yaaa :)






Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Older Posts

About Me

My photo
Weka Agnes
movie, book, craft, staycation and travel
View my complete profile

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2020 (1)
    • ▼  August (1)
      • Marina Barrage - Destinasi Favorit di Singapura
  • ►  2019 (1)
    • ►  February (1)
  • ►  2018 (4)
    • ►  October (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (1)
    • ►  May (1)
  • ►  2017 (2)
    • ►  August (1)
    • ►  May (1)
  • ►  2016 (6)
    • ►  October (1)
    • ►  June (1)
    • ►  March (1)
    • ►  January (3)
  • ►  2015 (22)
    • ►  November (1)
    • ►  October (2)
    • ►  September (1)
    • ►  August (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (1)
    • ►  May (2)
    • ►  March (6)
    • ►  February (2)
    • ►  January (5)
  • ►  2014 (43)
    • ►  December (2)
    • ►  November (2)
    • ►  October (4)
    • ►  September (3)
    • ►  August (14)
    • ►  July (3)
    • ►  June (4)
    • ►  May (1)
    • ►  April (1)
    • ►  March (1)
    • ►  February (2)
    • ►  January (6)
  • ►  2013 (24)
    • ►  December (3)
    • ►  November (2)
    • ►  October (2)
    • ►  September (1)
    • ►  August (2)
    • ►  July (5)
    • ►  June (3)
    • ►  May (2)
    • ►  April (4)

Labels

  • 30 Day Blogging Challenge
  • blog competition
  • book
  • fanfic
  • game
  • holiday
  • info
  • mind
  • movie
  • nyunyu
  • opinion
  • playlist
  • quotes
  • random
  • review
  • skincare & makeup
  • song
  • story
  • tech
  • testimoni

Created with by ThemeXpose